Postingan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB mengatakan isolasi mandiri menjadi penting dilakukan untuk dapat memutus mata rantai penularan dan penyebaran COVID-19. Dengan isolasi mandiri, maka interaksi antar orang akan terbatas sehingga penularan virus Corona dapat dikendalikan. "Tujuan daripada isolasi ini adalah agar kita tidak berinteraksi atau bertemu dengan banyak orang karena kita tahu bahwa proses infeksi ini menular dari satu orang kepada orang lain dengan cepat," kata Ari di Jakarta, Senin. Isolasi mandiri juga harus dilakukan karena transmisi atau penularan Virus Corona itu sudah bersifat lokal, bukan lagi hanya mencurigai orang yang datang dari luar negeri atau yang telah bepergian ke luar negeri. Guru Besar pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran UI itu mengatakan isolasi mandiri cukup dilakukan selama 14 hari. Dua pekan juga merupakan masa inkubasi, yakni rentang wa...
1.       Gaya bebas Gaya bebas adalah berenang dengan posisi  dada  menghadap ke permukaan air. Kedua belah  tangan  secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah  kaki  secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi  wajah  menghadap ke permukaan air.  Pernapasan  dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil  napas , perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air. Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas ...